BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

PP GPA: Polri Sigap Kawal Arus Mudik dan Balik Lebaran

118
×

PP GPA: Polri Sigap Kawal Arus Mudik dan Balik Lebaran

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Jakarta. Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran bersikap sigap dan menerapkan strategi jitu dalam mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Menurutnya Polri tanpa lelah memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Kemenangan bersama keluarga.

“Kerja sigap, tanpa kenal lelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengawal jalannya arus mudik dan arus balik mudik Lebaran 2025 patut kita apresiasi,” ujar Ketua Umum PP GPA Aminullah Siagian, Jumat (11/4/2025).

Ketua Umum PP GPA menuturkan kepadatan volume lalu lintas (lalin) di rute mudik dan tempat wisata memang tak bisa dihindari. Namun, Kapolri dianggap berhasil memastikan anggotanya mengambil langkah pencegahan yang maksimal.

“Dalam memperingati momen hari raya lebaran, tidak bisa di pungkiri terdapat jutaan kendaraan bergerak pada waktu yang hampir bersamaan, yang menyebabkan terjadinya kemacetan di ruas-ruas jalan utama,” ungkap Ketua Umum PP GPA.

Ia mengaku salut dengan upaya Polri mengatasi kemacetan ini. “Kami salut dengan berbagai upaya rekayasa lalu lintas dalam mengatasi kemacetan pada arus mudik dan balik lebaran tahun 2025,” sambung dia.

Meski sudah menjadi bagian tugas dan kewajiban Polri mengawal arus mudik, Ketua Umum PP GPA menuturkan polisi tetap manusia yang di hati kecilnya juga ingin merasakan berkumpul bersama keluarga di momen mudik Lebaran.

Namun mereka tetap menjalankan tugasnya siang dan malam. “Oleh karena itu, patut di acungi jempol, bahwa personel kepolisian rela bekerja tanpa pamrih dan sangat luar biasa ketika kebanyakan warga masyarakat berlebaran di kampung namun anggota polisi tidak bisa ikut berlebaran di kampung halaman karena tugas yang mereka jalankan,” ungkap dia.

Di sisi lain, Ketua Umum PP GPA  menyebut Polri juga bersinergi dengan Kementerian Perhubungan dan semua. “Kami ucapkan terimakasih yang mendalam terhadap Bapak Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan jajaran yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terlihat berjibaku dalam mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran,” pungkasnya.

( Adji Saka )

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…