Berita

Rivan A. Purwantono Ungkap Jakarta Tempat yang Baik untuk Olahraga Sepeda ,Flag Off Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop 2024

169
×

Rivan A. Purwantono Ungkap Jakarta Tempat yang Baik untuk Olahraga Sepeda ,Flag Off Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop 2024

Sebarkan artikel ini

EksposeLensa.Com.Jakarta || Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, ikut serta dalam acara flag off Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop 2024 yang diselenggarakan oleh Polri di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-78 Bhayangkara, pada Sabtu (13/07/2024).

Rivan menyampaikan bahwa Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop 2024 sangat penting bagi komunitas sepeda di Indonesia, terutama karena penggunaan kembali Jalan Jenderal Sudirman sebagai lintasan balap setelah 21 tahun. “Bahkan masyarakat dari berbagai daerah Indonesia sangat antusias untuk hadir dalam perayaan ulang tahun Bhayangkara ke-78 ini,” ujarnya.

Digelar untuk beberapa kategori, pada hari ini Direktur Utama Jasa Raharja melakukan flag off untuk kategori executive master bersama jajaran Polri, serta turut serta dalam penyerahan hadiah kepada para pemenang. “Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi referensi bahwa Jakarta adalah tempat yang sangat baik digunakan dalam olahraga sepeda. Sukses Polri dalam ulang tahun ke-78, dan sukses kegiatan Zebra Bhayangkara Presisi Sudirman Loop,” ucap Rivan.

Dalam pembukaannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk meningkatkan minat dan partisipasi masyarakat dalam olahraga sepeda. Selain itu, Polri berharap ajang balap sepeda itu dapat melahirkan atlet-atlet balap sepeda baru di Indonesia.

 

“Mudah-mudahan ajang ini bisa menjadi event yang positif dalam mendukung bakat para pesepeda baik yang dalam kelas elite maupun komunitas-komunitas penyuka olahraga sepeda. Harapannya dengan adanya kegiatan kompetisi seperti ini akan meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga yang juga, bahkan mungkin dari sini lahir atlet-atlet nasional yang akan mewakili kita di ajang kompetisi internasional,” ujar Aan.

 

 

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…