BeritaNews

Roadshow Bus KPK, Pj Sekda: Pemkot Bandung Komitmen Dukung Berantas Korupsi

187
×

Roadshow Bus KPK, Pj Sekda: Pemkot Bandung Komitmen Dukung Berantas Korupsi

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Sebagai upaya memberantas korupsi di Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Roadshow Bus di Kota Bandung sebagai bagian dari kampanye edukasi anti-korupsi. Rodshow Bus KPK ini berfokus pada sosialisasi menolak politik uang menjelang Pilkada pada bulan November 2024 mendatang.

Pembukaan Roadshow Bus KPK di Kota Bandung digelar di Gedung Sate, Kamis 8 Agustus 2024. Kegiatan ini dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat, Kepala Daerah se-Jawa Barat, beserta para pejabat lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolago menyebut, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia perlu peran aktif masyarakat.

“Upaya apapun yang kita lakukan kalau kita tidak tanpa ada keterlibatan masyarakat, rasanya percuma,” ujar Nawawi.

Oleh karenanya, Nawawi mengajak seluruh pihak saling bergandengan tangan dalam upaya pemberantasan korupsi. Semua pihak harus aktif melaporkan bila ada indikasi tindak pidana tersebut.

Nawawi menerangkan, upaya KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi dilakukan dengan tiga pendekatan. Antara lain pendidikan, pencegahan dan penindakan. Kegiatan Roadshow Bus KPK ini merupakan upaya pencegahan korupsi dengan pendekatan pendidikan.

“Seseorang memiliki integritas karena ia terbiasa dididik, dilatih. Sedangkan kita juga perlu melakukan pengawasan, seperti mengawasi rumah kita sendiri,” terangnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menekankan perjuangan melawan korupsi harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan tempat tinggal, maupun tempat kerja.

Ia juga memastikan, Pemprov Jabar siap memberikan dukungan penuh untuk kesuksesan kegiatan ini.

“Kami pastikan pelaksanaan Roadshow Bus KPK dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan kerjasama dalam membantu memberantas korupsi karena kita harus mempererat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah daerah dan KPK, agar program-program anti korupsi dapat berjalan efektif dan efisien,” katanya.

Kota Bandung Siap Beri Dukungan
Adapun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen memberi dukungan pada Roadshow Bus KPK. Hal tersebut dikatakan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan.

“Tentunya, kami mendukung Roadshow Bus KPK, salah satunya di Kota Bandung. Sesuai arahan Ketua KPK, pemberantasan korupsi sangat memerlukan sinergi antar pihak,” kata Dharmawan saat menghadiri pembukaan Roadshow Bus KPK.

Sebagai informasi, kegiatan ‘Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi: Roadshow Bus KPK 2024’ yang berlangsung di 12 daerah di pulau Jawa, yaitu dari Bangkalan, Bojonegoro, Surabaya, Brebes, Wonosobo, Semarang, Cianjur, Bandung Barat, Bandung, Lebak, Pandeglang dan berakhir di Serang, Banten.

Kegiatan yang dilakukan di kota Bandung merupakan penutup dari kegiatan Roadshow Bus KPK di Jawa Barat yang sebelumnya dilaksanakan di kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat.

Bus KPK yang merupakan ‘kelas berjalan’ ini hadir Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 4 hingga 11 Agustus 2024. Kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan Roadshow Bus KPK ini sebagai berikut:

1. Minggu, 4 Agustus 2024
Bus KPK tiba di Bandung. Acara penjemputan akan dilaksanakan di Halaman Gedung Sate dengan sambutan dari Dishub Provinsi.

2. Senin, 5 Agustus 2024
– Pukul 14.00 – 17.00: Pertemuan dengan PT Migas Utama Jabar untuk membahas strategi antikorupsi di sektor migas dengan direktorat antikorupsi badan usaha di Kantor Migas Utama Jabar.

3. Selasa, 6 Agustus 2024
– Pukul 14.00 – 16.00: Tim AKBU KPK akan menghadiri undangan kegiatan BPKP Jawa Barat di Kantor Perwakilan BPKP Jawa Barat.
– Pukul 14.00 – 16.00: Rapat koordinasi finalisasi persiapan roadshow Bus KPK akan diadakan di Ruangan Rapat Inspektorat Provinsi Jawa Barat.
– Pukul 14.00 – 17.00: Diseminasi Panduan Cegah Korupsi sesi I untuk sektor properti dengan audiens dari REI, APERSI, dan HIMPERA di area Gedung Sate.

4. Rabu, 7 Agustus 2024
– 09.00 – 12.00 Diseminasi Panduan Cegah Korupsi Sesi I: Sektor Infrastruktur (Jasa Konstruksi)
– 10.00 – 11.00 Talkshow Radio yang dikelola Diskominfo Kota Bandung di Sonata FM yang dihadiri oleh Kepala Satuan Tugas Dit. Soskam (Adhi Setyo Tamtomo) dan Staf Ahli Pj. Gubernur Jabar Merangkap Asda III, Dr. Hening Widyatmoko, MA

5. Kamis, 8 Agustus 2024
– 08.00 – 11.30 Pembukaan Roadshow Bus KPK yang dihadiri oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Forkopimda Jawa Barat, Kepala Daerah se-Jawa Barat, kepala dinas terkait serta kegiatan rapat koordinasi pencegahan korupsi.
– 11.30 – 12.30 Kunjungan pameran pelayanan publik/UMKM dan Bus KPK
– 09.00 – 12.00 Diseminasi Panduan cegah Korupsi sesi II: Sektor Kesehatan
– 14.00 – 16.00 Kuliah Umum Antikorupsi di Universitas Padjadjaran
– 14.00 – 17.00 Talk Show TVRI Jawa Barat

6. Jumat, 9 Agustus 2024
– 08.30 – 11.00 Kuliah Umum Antikorupsi di Universitas Pasundan
– 08.00 – 11.00 Kunjungan dan Sarasehan di desa Cibiru Wetan (Desa Percontohan Antikorupsi Jawa Barat)
– 09.00 – 11.00 Edukasi Antikorupsi Duta pelajar SMA/sederajat Integritas Antikorupsi se-Jawa Barat
– 09.00 – 12.00 Panduan Cegah Korupsi untuk BUMD
– 13.30 – 14.00 Anti-Corruption Talk Series di Telkom University
– 14.00 – 17.00 Forum Diskusi Baladhika Adhyaksa Nusantara

7. Sabtu, 10 Agustus 2024
– 07.00 – 09.00 Senam bersama, Lomba Senam Hajar Serangan Fajar
– 10.00 – 12.00 Temu Forum Penyuluh Antikorupsi – Ahli Pembangun Integritas Kujang Bersatu Jawa Barat (Paksi-API KBJB)

8. Minggu, 11 Agustus 2024
– 05.00 – 12.00 QRIS Run 2024
– 08.00 – 09.30 Penutupan Roadshow Bus KPK 2024

Selain itu Pameran pelayanan publik milik pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, booth antikorupsi, dan bus KPK serta UMKM hadir di Gedung Sate selama kegiatan roadshow bus berlangsung yang dapat diakses oleh seluruh pengunjung masyarakat.(Zaenal Red)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

Yayan A. Brilyana

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…