BeritaLintas DaerahLintas ProvinsiNewsTNI / POLRI

Rumah Aspirasi Berdaya (RAB) Jawa Barat Dukung Meriahkan HUT Hari Ibu di Balai Kota Bandung

326
×

Rumah Aspirasi Berdaya (RAB) Jawa Barat Dukung Meriahkan HUT Hari Ibu di Balai Kota Bandung

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Bandung , Sabtu 18 Januari 2025 –

Rumah Aspirasi Berdaya (RAB) Jawa Barat turut mendukung dan berpartisipasi aktif dalam perayaan Hari Ulang Tahun (Hari Ibu ) yang diselenggarakan di Balai Kota Bandung, Sabtu (18/01/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merayakan peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya di Jawa Barat.

Mengusung tema keberdayaan perempuan, para peserta acara tampil anggun dengan kebaya tradisional, simbol warisan budaya yang penuh makna. RAB Jawa Barat, di bawah kepemimpinan Dewi Daryati, menunjukkan komitmen besar dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan perempuan di wilayah ini. Ketua Pemberdayaan Perempuan RAB, Hj. Neulis Unina, turut hadir dan memimpin delegasi organisasi dalam berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah. Kehadiran tokoh masyarakat ternama Jawa Barat, Ibu Popong, menambah kekhidmatan dan kebanggaan pada acara ini. Sebagai inohong (tokoh) yang dihormati, beliau menyampaikan pesan-pesan inspiratif untuk terus memperkuat peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai budaya dan berkontribusi bagi masyarakat.

Beragam kegiatan menarik seperti diskusi pemberdayaan perempuan, peragaan busana kebaya, hingga pentas seni tradisional, turut memeriahkan acara ini. Melalui partisipasi aktif di HUT Hari Ibu ini, RAB Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor, baik sosial, budaya, maupun ekonomi.

“Peringatan Hari Ibu bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga momen refleksi dan penguatan kolaborasi untuk mendukung peran perempuan sebagai penggerak perubahan di masyarakat,” ujar Dewi Daryati di sela-sela acara.

Semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap perempuan yang ditunjukkan dalam acara ini menjadi simbol harapan untuk mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang lebih inklusif, berdaya, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.

Hj rere

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…