TNI / POLRI

Sah! PDIP Resmi Usung Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilkada Bandung 2024

148
×

Sah! PDIP Resmi Usung Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilkada Bandung 2024

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | BANDUNG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mengusung pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2024-2029.

Deklarasi dukungan partai banteng terhadap pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono, setelah pertemuan dengan Bupati Bandung petahana Dadang Supriatna, di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Jum’at (16/8/2024).

Dukungan PDIP ini terbilang mengejutkan. Pasalnya, sebelumnya DPC PDIP Kabupaten Bandung hampir saja merapat ke koalisi Golkar dan PKS untuk mengusung pasangan lain.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menyatakan sejak awal PDIP memang tidak menyiapkan calon dan tidak ada surat tugas yang diberikan, baik untuk kader maupun non kader di Kabupaten Bandung.

“Hari ini kita sepakat untuk mendukung dan mengusung pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb,” ujar Ono di Kantor DPD PDIP Jawa Barat, Jum’at (16/8/2024).

Dijelaskan Ono, bahwa keputusan PDIP yang resmi mengusung pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb tersebut diambil setelah melalui proses panjang dan pertimbangan matang.

PDIP, lanjut dia, telah melalui proses dan evaluasi yang ketat sebelum akhirnya memutuskan untuk mengusung pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb. Salah satunya, PDIP terlebih dahulu melakukan fit and proper atau melakukan uji kelayakan.

“Ketika ada komunikasi antara PKB dengan PDIP dimana calonnya Pak Dadang Supriatna memohon dukungan PDIP, tentunya oleh DPC diproses ke DPD. Beberapa kali DPD PDIP Jawa Barat melakukan fit and proper langsung kepada yang bersangkutan,” ungkap Ono yang juga calon Gubernur Jawa Barat ini.

“Dan dukungan resmi ini akan segera diproses di DPP PDIP (untuk surat rekomendasi B1 KWK). Kami yakin pasangan ini mampu melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung dan membawa masyarakat menuju kesejahteraan,” tegas Ono Surono.

Ono Surono menjelaskan, PDIP melihat kepemimpinan Dadang Supriatna selama ini telah membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bandung. Program-program pembangunan yang digagasnya dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pak Dadang Supriatna telah menunjukkan kinerja yang baik selama menjabat sebagai Bupati selama 3 tahun ini. Program-programnya seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

PDIP menargetkan kemenangan pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilkada Bandung 2024. Mereka akan bekerja keras untuk memenangkan hati masyarakat dan meraih suara terbanyak.

“Kami akan bekerja keras untuk memenangkan Pilkada Bandung. Kami akan mensosialisasikan program-program pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb kepada masyarakat dan mengajak mereka untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bandung,” tutup Ono Surono.

Reporter : Lipsus FNC
Editor : Sri

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…