BeritaLintas DaerahLintas ProvinsiNewsSosialTNI / POLRI

Sat Brimob Polda Jabar Amankan Stasiun Kota Bandung Dalam Rangka Akhir Liburan Tahun Baru 2025

120
×

Sat Brimob Polda Jabar Amankan Stasiun Kota Bandung Dalam Rangka Akhir Liburan Tahun Baru 2025

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Jelang akhir liburan tahun baru 2025, arus kepulangan para pemudik yang merayakan liburannya di berbagai daerah menuju kota Bandung mengalami lonjakan yang signifikan. Untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga keamanan, anggota Sat Brimob Polda Jawa Barat diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan di Stasiun Kota Bandung, bagi ribuan warga yang menggunakan transportasi kereta api, Minggu (5/1/2025)

Dalam operasi pengamanan yang berlangsung, anggota Sat Brimob Polda Jabar bertugas untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik. Selain itu, mereka juga berfokus pada pengamanan yang meliputi pengawasan ketat terhadap aktivitas penumpang, serta menjamin tidak adanya gangguan keamanan di area sekitar stasiun.

Kegiatan pengamanan ini sangat penting, mengingat Stasiun Kota Bandung menjadi salah satu stasiun utama yang dilalui oleh banyak penumpang yang hendak kembali ke tempat tujuan setelah menikmati liburan.

Polda Jawa Barat mempersiapkan ribuan personel yang terdiri dari berbagai satuan, termasuk Sat Brimob Polda Jabar, untuk disebar di titik-titik rawan keramaian, termasuk stasiun, terminal, dan tempat-tempat umum lainnya.

Dalam pengamanan tersebut, anggota Sat Brimob Polda Jabar tidak hanya bertugas menjaga keamanan fisik, tetapi juga berperan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berada di lingkungan stasiun.

Kepala Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji S.I.K. menegaskan pentingnya sinergi antara petugas keamanan dengan masyarakat dalam menghadapi arus balik ini. “Kami mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. Dalam hal ini, anggota Sat Brimob Polda Jabar akan membantu memastikan keamanan serta kenyamanan para pemudik yang menggunakan transportasi kereta api,” ujarnya.

Selain itu, Sat Brimob Polda Jabar juga berkolaborasi dengan pihak lainnya seperti petugas PT KAI dan Satpol PP untuk melakukan patroli rutin dan memeriksa barang bawaan penumpang guna mencegah adanya barang terlarang yang bisa membahayakan perjalanan.

Setiap personel Sat Brimob Polda Jabar juga dibekali dengan alat pengamanan dan komunikasi yang memadai untuk mengoptimalkan respon terhadap kejadian yang tidak diinginkan.

Pihak Sat Brimob Polda Jabar juga menyediakan pos pengamanan di sekitar area stasiun untuk memberikan informasi terkait jadwal keberangkatan kereta serta memberikan bantuan bagi penumpang yang membutuhkan. Dengan pengamanan yang terkoordinasi dengan baik ini, diharapkan seluruh aktivitas arus balik tahun baru dapat berjalan dengan lancar dan aman tanpa gangguan yang berarti.

Secara keseluruhan, langkah yang diambil oleh Polda Jawa Barat dalam mengerahkan anggota Sat Brimob Polda Jabar untuk mengamankan Stasiun Kota Bandung menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memastikan kelancaran arus balik pasca liburan.

Dalam upaya menjaga kelancaran arus balik dan mengamankan kegiatan di Stasiun Kota Bandung, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., selaku Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat memberikan pernyataan terkait tugas pengamanan yang dilaksanakan oleh anggotanya.

“Kami dari Sat Brimob Polda Jawa Barat siap memberikan pengamanan maksimal di titik-titik rawan keramaian, termasuk di Stasiun Kota Bandung. Kami sudah menyiapkan personel yang terlatih dan peralatan pendukung untuk memastikan kelancaran arus balik dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api. Selain pengamanan fisik, kami juga memastikan adanya patroli rutin dan pengecekan barang bawaan penumpang untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” ujar Kombes Pol. Donyar Kusumadji.

“Koordinasi antara berbagai pihak, seperti PT. KAI, Polres setempat, dan petugas lainnya, sangat penting dalam menghadapi lonjakan penumpang pada periode ini. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif selama arus balik tahun baru 2025 ini.” ungkapnya.

Melalui pernyataan tersebut, Kombes Pol. Donyar Kusumadji menegaskan bahwa Sat Brimob Polda Jawa Barat terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, memastikan bahwa perjalanan arus balik pasca liburan tahun baru berjalan dengan lancar dan aman.

(Sri)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…