NewsTNI / POLRI

Sat Brimob Polda Jabar Siap Amankan Wilayah Hukum Polda Jabar untuk Ciptakan Situasi Damai, Aman dan Nyaman

215
×

Sat Brimob Polda Jabar Siap Amankan Wilayah Hukum Polda Jabar untuk Ciptakan Situasi Damai, Aman dan Nyaman

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Polda Jawa Barat terus berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Selasa, (26/11/2024).

Sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi yang damai, aman dan nyaman, Polda Jabar telah mempersiapkan pasukan dari Sat Brimob Polda Jabar yang merupakan langkah strategis dan kesiapan personel untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh Sat Brimob Polda Jabar akan fokus pada pengendalian situasi di kawasan yang rawan gangguan serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Jawa Barat dapat beraktivitas dengan tenang, tanpa rasa khawatir. Oleh karena itu, Sat Brimob Polda Jabar siap mengawal setiap kegiatan masyarakat serta melakukan tindakan tegas dan terukur dalam menjaga ketertiban,” ujarnya.

Dijelaskan lebih lanjut, pengamanan yang dilakukan mencakup peningkatan patroli di titik-titik strategis, seperti kawasan perkotaan, pusat perbelanjaan, serta tempat-tempat umum lainnya yang kerap menjadi fokus keramaian. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada daerah-daerah yang berpotensi menjadi sumber kerusuhan atau ancaman terhadap stabilitas keamanan.

Selain itu, seluruh personel Sat Brimob Polda Jabar yang terlibat sudah dilatih dengan kemampuan tinggi dalam menangani situasi darurat dan kerusuhan. “Kami terus meningkatkan kapasitas personel Sst Brimob Polda Jabar dengan pelatihan – pelatihan khusus, agar siap menghadapi segala bentuk ancaman. Tugas utama kami adalah menciptakan rasa aman bagi masyarakat, dan kami akan bekerja keras untuk mewujudkannya,” ungkap Jules Abraham

Selain pengamanan fisik, Polda Jabar juga berperan aktif dalam sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum dan mengedukasi warga untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan langkah – langkah preventif ini, diharapkan tercipta lingkungan yang damai, aman, dan nyaman, menjelang berbagai kegiatan besar yang akan berlangsung di wilayah Jawa Barat.

”Sat Brimob Polda Jabar berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga keamanan, serta berupaya untuk menciptakan suasana kondusif yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.” tutupnya.

Bandung, 26 November 2024

Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…