BeritaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsTNI / POLRI

Satbrimob Polda Jabar Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad 1446 H Di Masjid Al – Muhajirin

194
×

Satbrimob Polda Jabar Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad 1446 H Di Masjid Al – Muhajirin

Sebarkan artikel ini

Sumedang, Eksposelensa .com – Jawa Barat, 06/02/2025.Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1446 Hijriyah / 2025 Masehi, anggota Satbrimob Polda Jawa Barat mengadakan kegiatan khusyuk bertempat di Masjid Al-Muhajirin Mako Satbrimob Polda Jabar. Acara yang mengusung tema “Dengan Hikmah Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad Saw Kita Tingkatkan Kualitas Ibadah dan Kinerja Guna Menjadi Polri yang Presisi Indonesia Maju” dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di jajaran Satbrimob Polda Jabar.

Peringatan ini turut dihadiri oleh Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., yang memimpin acara, bersama dengan Wadansat Brimob Polda Jabar AKBP Agung Danargito, S.I.K., M.Si., serta Danyon A Pelopor, para Pejabat Utama Satbrimob, anggota Staf Sat, Batalyon A Pelopor, Detasemen Gegana, dan Bhayangkari.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dipimpin oleh salah seorang anggota Satbrimob Brigadir Cecep. Selanjutnya, Dalam sambutannya, Kombes Pol. Donyar Kusumadji menyampaikan pentingnya mengimplementasikan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kinerja setiap anggota Polri, khususnya di lingkungan Satbrimob Polda Jabar. Menurutnya, Peringatan ini menjadi momentum untuk merenung dan memperkuat semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, sambil tetap mengedepankan akhlak yang mulia.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita pentingnya kesetiaan kepada Allah SWT dan menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai anggota Polri yang profesional dan presisi, kita harus senantiasa mengutamakan ibadah dan kualitas kerja dalam menjalankan tugas serta memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik,” Ungkap Kombes Pol. Donyar Kusumadji.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Akhuna Ali, Pimpinan Pondok Pesantren Manba’ul ‘Ulum, diundang sebagai penceramah untuk memberikan tausiyah.

Beliau menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj adalah momen penting dalam sejarah Islam yang memberikan pelajaran tentang keteguhan iman, kepatuhan terhadap perintah Allah, dan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.

K.H. Akhuna Ali juga mengajak seluruh anggota Satbrimob Polda Jabar untuk menjadikan hikmah Isra Mi’raj sebagai dasar dalam memperbaiki kualitas ibadah dan meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

“Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual yang penuh dengan makna, Dalam perjalanan itu, Nabi Muhammad SAW mendapat wahyu yang mengandung petunjuk hidup bagi umat Islam.

Untuk itu, mari kita jadikan hikmahnya sebagai cermin dalam meningkatkan kualitas diri, Baik dalam ibadah maupun dalam melaksanakan tugas di institusi Polri,” pesan K.H. Akhuna Ali.

Selain itu, peringatan Isra Mi’raj ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antar sesama anggota Satbrimob, memperkuat nilai-nilai agama, serta menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum yang professional dan presisi.

Di akhir acara, seluruh peserta mengikuti doa bersama, Memohon agar seluruh anggota Satbrimob Polda Jabar diberikan kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas sehari-hari dan senantiasa diberi petunjuk serta perlindungan oleh Allah SWT.

Dengan semangat yang didorong oleh hikmah dari Isra Mi’raj, diharapkan anggota Satbrimob Polda Jabar terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan terus mendukung program Polri yang presisi, Demi tercapainya Indonesia yang maju.

(Supardi/Bid Humas Brimob)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…