BeritaInternasionalNews

Senam Gemoy Di Lebak Dihadiri Andra-Dimyati Pasangan Bacagub Banten

172
×

Senam Gemoy Di Lebak Dihadiri Andra-Dimyati Pasangan Bacagub Banten

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | LEBAK- Ribuan warga padati Alun-alun Rangkasbitung untuk mengikuti senam gemoy bersama Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Banten, Andra Soni – Dimyati Natakusumah, pada Minggu, 18 Agustus 2024.

Dalam kegiatan senam itu , hadir Politisi Partai Gerindra Ali Zamroni yang juga anggota DPR RI terpilih 2024 – 2029, Politisi PKS yang juga Bakal Calon Bupati Lebak, Sanuji Pentamarta,Ketua DPRD Lebak, M Agil Zulfikar, serta para Politisi dari 11 Partai Koalisi Banten Maju (KBM) pendukung Andra Soni- Dimyati Natakusumah.

Dalam kegiatan itu, Andra Soni, tampak senang saat melihat warga dan simpatisan memadati Alun-Alun Rangkasbitung untuk mengikuti senam gemoy.

“Kegiatan senam gemoy ini, intinya mengajak masyarakat dan simpatisan Andra-Dimyati tetap sehat, riang dan damai, apalagi nanti mau menghadapi Pemilihan Kepala Daerah,” Ucap Andra Soni Bakal Calon Gubernur Banten.

Ia juga berpesan kepada semua pihak, untuk bahu membahu dan memohon dukungannya serta kelancarannya untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pada 27 November 2024.

“Untuk semuanya dan warga Lebak saya mohon dukungan dan doanya bahwa keinginan saya maju sebagai Gubernur Banten adalah penugasan yang terhormat bagi saya,dalam rangka memajukan dan mencerdaskan warga Banten serta memakmurkannya,” Ungkap Andra.

Ditempat yang sama, Ketua Relawan Andra Soni (kawAN), Farid Rizky Anhari, mengatakan, dirinya sangat siap serta bersemangat untuk memenangkan pasangan Andra-Dimyati di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nantinya.

“Menurut saya pasangan Andra-Dimyati sangat cocok dan pantas untuk meneruskan kepemimpinan Banten, dan saya beserta anggota kawAN siap All-Out untuk pak Andra dan Dimyati,” beber Farid Rizky Anhari kepada awak media.

Ceppapih

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…