BeritaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNews

Transformasi Karsa Husada Garut Jadi Institut, Bupati Resmikan Kampus 3 dan Klinik Pendidikan

8
×

Transformasi Karsa Husada Garut Jadi Institut, Bupati Resmikan Kampus 3 dan Klinik Pendidikan

Sebarkan artikel ini

GARUT, Tarogong Kidul, Ekposelensa .com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meresmikan Gedung Kampus 3 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, yang bertempat di Gedung Karsa Husada Kampus 3, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (23/1/2026).

‎Bupati meresmikan perubahan bentuk nama STikes Karsa Husada menjadi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Acara tersebut dirangkaikan dengan perayaan Milad ke – 22 Yayasan, pelantikan Rektor pertama Institut Karsa Husada Garut, serta peresmian Gedung Kampus 3 dan Klinik Karsa Husada.

‎Bupati Abdusy Syakur Amin memberikan ucapan selamat atas pencapaian luar biasa ini. Ia menilai transformasi menjadi institut merupakan bukti nyata komitmen tinggi dari pihak penyelenggara pendidikan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

‎”Ini merupakan pencapaian yang sangat hebat. Saya tahu percis tidak gampang untuk memenuhi persyaratan menjadi institut. Hal ini menunjukkan bentuk komitmen penyelenggaranya dan kesiapan dari para penyelenggaranya,” ujar Bupati.

‎Ia menambahkan bahwa selama 22 tahun, institusi ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Garut, khususnya dalam melahirkan tenaga kesehatan berkualitas.

‎Bupati juga menyambut baik peresmian Program Studi (Prodi) Gizi dan Klinik Karsa Husada. Menurutnya, kehadiran prodi baru ini sangat relevan dengan kebutuhan daerah dalam meningkatkan kompetensi warga dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara luas.

‎Senada dengan Bupati, Rektor Institut Karsa Husada Garut yang baru dilantik, Iwan Wahyudi, menyatakan bahwa transformasi ini adalah bentuk keberpihakan institusi kepada masyarakat Garut.

‎”Kami menghadirkan institut kesehatan, prodi gizi dan gedung klinik untuk membantu masyarakat. Gedung baru ini juga sebagai lahan praktek untuk mahasiswa/i karena menjamin fasilitas terutama dalam bidang kesehatan dan akan segara dioptimalkan untuk lahan praktek mereka,” Jelas iwan.

‎Iwan secara khusus menyoroti pentingnya Prodi Gizi dalam menjawab tantangan kesehatan di daerah. Menurutnya, masalah gizi masih menjadi faktor utama tingginya angka kematian ibu dan bayi.

“Dengan adanya Prodi Gizi, masyarakat makin banyak tahu mengenai masalah-masalah gizi dan mudah-mudahan di Kabupaten Garut juga perbaikan gizi menjadi lebih baik serta membantu juga program pemerintah di dalam pelayanan masalah gizi ini,” tutupnya.
‎————————–
‎*Caption :*
‎Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meresmikan Gedung Kampus 3 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, yang bertempat di Gedung Karsa Husada Kampus 3, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (23/1/2026).
‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)
‎————————
‎Penulis : Ridwan Nur Faozan
‎Penyunting : Ihsan Tadris Syifa
‎*_Press Release_ ini juga bisa diakses melalui laman Pemerintah Kabupaten Garut : https://www.garutkab.go.id*

 

(Supardi)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…