BeritaNews

Well! Bupati Bandung Disebut Pemerintah Australia Sebagai Kepala Daerah Terbaik di Indonesia

228
×

Well! Bupati Bandung Disebut Pemerintah Australia Sebagai Kepala Daerah Terbaik di Indonesia

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendapat apresiasi dari Pemerintah Australia. Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu disanjung sebagai salah seorang kepala daerah terbaik di Indonesia.

Hal itu disampaikan Gerard Cheong, Sekretaris Bagian Iklim dan Infrastruktur Australian Goverment Departement of Foreign (AGDF) dalam acara Independent Review Program Hibah Air Minum Berbasis Kinerja (HAMBK) atau Performance Based Grant di Grand Sunshine Hotel, Kamis (1/8/2024).

Gerard Cheong menyebut Bupati Dadang Supriatna sebagai seorang kepala daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam berbagai program pembangunan dalam upaya menyejahterakan masyarakat serta membangun daerahnya.

“Pemerintah Australia senang bekerjasama dengan Kabupaten Bandung karena pemimpinnya luar biasa. Salah satu yang terbaik di Indonesia. Bupati ini pemimpin yang inovatif dan paling serius kerja,” ujar Gerard Cheong saat memberikan sambutan.

Dijelaskan Gerard, program HAMBK yang digulirkan Pemerintah Australia ini bertujuan untuk membantu daerah-daerah di Indonesia dalam meningkatkan akses sambungan air minum ke rumah-rumah warga.

Program kolaborasi Pemerintah Australia dan Kabupaten Bandung melalui PDAM Tirta Raharja ini dinilai sukses karena berhasil mengaplikasikan 14 indikator kinerja serta mampu memberikan peningkatan pelayanan air minum kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kami sangat kagum dengan apa yang telah dicapai di Kabupaten Bandung. Banyak sekali yang mengikuti program kerjasama ini, tapi yang saya tahu Kabupaten Bandung adalah yang paling baik,” ungkap Gerard

Gerard mencontohkan, dari sekitar 400-an PDAM di seluruh Indonesia, sepertiganya diklasifikasikan pengelolaannya tidak sehat. Sepertiganya lagi kurang sehat. Hanya sepertiganya termasuk PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang berkategori sehat dan baik.

Gerard menilai Kabupaten Bandung sukses menjalankan program pilot project Pemerintah Australia tersebut. Sehingga pada masa depan, Pemerintah Australia siap meningkatkan kerjasama dengan Kabupaten Bandung.

“Dengan pemimpin yang baik dan egaliter seperti Pak Dadang Supriatna, Kabupaten Bandung akan berkembang di masa depan. Kami Pemerintah Australia siap duduk bersama untuk bicara (kerjasama) masa depan,” tegas perwakilan Pemerintah Australia tersebut.

Sementara itu, Bupati Dadang Supriatna mengaku sangat berterima kasih atas apresiasi dan kesan positif yang dilontarkan Pemerintah Australia. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Australia karena telah memilih Kabupaten Bandung sebagai mitra proklim.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Australia melalui program HAMBK ini. Kami berharap kerjasama dalam bidang infrastruktur dengan pemerintah Australia ini terus berlanjut,” ujar Dadang Supriatna.

Sebagai tindak lanjut program HAMBK, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyebut akan menggunakan dana hibah Pemerintah Australia sebesar Rp 13,2 miliar ini dengan sebaik-baiknya dan mengutamakan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Terlebih kata Kang DS, pihaknya masih menemukan daerah-daerah yang kekurangan air bersih maupun banyak kawasan padat di Kabupaten Bandung yang masih kesulitan mengakses layanan air minum karena belum terjangkau layanan PDAM Tirta Raharja.

“Dalam waktu dekat, kami akan salurkan bantuan akses air bersih bagi 4 desa di Arjasari. Selain itu, 6 ribu sambungan rumah kita siapkan untuk Kecamatan Margahayu,” ungkap Kang DS.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu menyebut jika dipersentasekan baru sekitar 10 persen saja rumah tangga yang tercover layanan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung. Artinya, masih banyak rumah tangga yang belum memiliki akses air minum sendiri.

Selain itu, dana hibah dari Pemerintah Australia juga akan digunakan untuk melakukan penanaman pohon di kawasan-kawasan gundul serta di kawasan mata air PDAM. Hal ini penting demi menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.

“Setiap tahun, tidak kurang 1 juta pohon yang kita tanam. Selain untuk menjaga ketersediaan air di masa depan, pohon ini juga penting sebagai kontribusi terhadap perubahan iklim,” jelas Kang DS.

Bupati Bedas juga menyambut dengan antusias tentang kemungkinan Pemerintah Australia memperluas kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung di masa yang akan datang.

“Kabupaten Bandung siap berkolaborasi dengan Pemerintah Australia dalam kerjasama yang luar biasa ini,” ujar Kang DS seraya disambut tepuk tangan hadirin yang hadir. (Tim FNC)

Sri

Sat Binmas Polres Garut Hadiri Pengajian Nisfu Sya’ban, Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah dan Edukasi Garut – Dalam rangka upaya preemtif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Sat Binmas Polres Garut menghadiri kegiatan Pengajian Bulanan Nisfu Sya’ban dan Kuramasan yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum, Kampung Pasirsalam, Desa Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (1/2/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 250 jamaah, terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta santri dan warga sekitar. Kehadiran personel Sat Binmas Polres Garut dipimpin oleh Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Garut AIPTU Umar Taufik, S.Sos.I, bersama anggota. Pengajian ini turut dihadiri Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum KH. Adi Pamungkas, S.H.I, Kepala Madrasah Diniyah Ust. Syamsul Ramli, S.E, Ketua Yayasan Ustadzah Umi Nia Parida, S.Pd.I, Kepala Sekolah SMA dan SMK Mabdaul Ulum Ust. Odang Arifin, S.Pd.I, serta para pengajar dan tokoh agama lainnya. Dalam ceramahnya, AIPTU Umar Taufik menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para jamaah agar momentum Nisfu Sya’ban dan Kuramasan dijadikan sebagai sarana muhasabah diri, memperbaiki akhlak, mempererat silaturahmi, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Ia juga mengajak jamaah untuk menjauhi berbagai penyakit masyarakat seperti miras, narkoba, judi online, tawuran, hoaks, serta mengingatkan pentingnya membina keluarga dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif. Selain itu, disampaikan pula materi wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme dan terorisme, penyalahgunaan narkoba, premanisme, serta pentingnya tertib berlalu lintas. Tak lupa, Sat Binmas Polres Garut juga menyampaikan arahan dari Dirbinmas Polda Jabar terkait antisipasi potensi gangguan Kamtibmas pada momentum long weekend, peringatan Isra Mi’raj, serta menjelang Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan pengajian diisi dengan rangkaian acara pembukaan, ceramah keagamaan, renungan dan muhasabah, doa bersama, hingga penutupan. Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Garut berharap terjalin sinergi yang kuat antara ulama, masyarakat, dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang religius, damai, dan harmonis.
Berita

Eksposelensa.com – Garut – Dalam rangka upaya preemtif…