BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Berdiri Sejak 1933, Pager Kancana Indonesia Lantik Ketua Umum Periode 2026–2030

42
×

Berdiri Sejak 1933, Pager Kancana Indonesia Lantik Ketua Umum Periode 2026–2030

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Kab.Bandung28 Juni 2026 – Perguruan Pencak Silat Pager Kancana Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1933 resmi melantik dan mengukuhkan Ketua Umum beserta jajaran Pengurus Besar untuk masa bakti 2026–2030. Acara berlangsung khidmat di Gedung Moch Toha, lingkungan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Soreang, pada hari Minggu.

Kepemimpinan periode ini diamanahkan kepada Rd. H. Piar Pratama, S.SH, yang merupakan cucu dari Guru Besar sekaligus melanjutkan tonggak sejarah kepemimpinan perguruan ini. Pelantikan menjadi momen penting menjaga kelestarian warisan budaya yang telah dirawat selama lebih dari 9 dekade.

Mengusung semboyan “Pencak Asli Gerak Elmu Rasa”, Pager Kancana menekankan bahwa ajaran silat bukan sekadar gerakan fisik, melainkan penyatuan ilmu, rasa, dan budi pekerti luhur. Prinsip ini sejalan dengan jati diri persilatan Nusantara yang mengedepankan kehormatan dan kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih menyampaikan komitmennya untuk membawa perguruan semakin maju. “Amanah ini kami emban dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin menjaga warisan leluhur, memperluas pembinaan bagi generasi muda, serta memperkuat posisi Pager Kancana di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI),” ujarnya.

Ia juga menegaskan arah ke depan: melestarikan ajaran tradisi, meningkatkan kualitas latihan, membentuk karakter anggota yang disiplin dan berakhlak mulia, serta mendorong partisipasi aktif dalam kejuaraan hingga tingkat nasional.

Turut hadir dalam kesempatan ini perwakilan pengurus IPSI, tokoh budaya, sesepuh perguruan, serta ratusan anggota dari berbagai daerah. Acara berjalan lancar dan diakhiri dengan doa bersama agar Pager Kancana terus berkontribusi bagi kemajuan olahraga dan budaya bangsa.

Dengan semangat Ngawangun Lembur, Ngajaga Nagara Ngarawat, kepengurusan baru siap melangkah membawa nama harum perguruan sekaligus menjaga identitas budaya asli Indonesia.

( Ratna )