Eksposelensa.com – Majalengka — Menanamkan jiwa nasionalisme, membina kedisiplinan, serta membentengi para pelajar dari dampak negatif kenakalan remaja modern dan propaganda media sosial, jajaran Polsek Kadipaten Polres Majalengka mengintensifkan program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (19/10/2026).
Kegiatan edukatif dan pembinaan karakter generasi muda tersebut dipusatkan di Lapangan Upacara SMAN 1 Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, bertepatan dengan pelaksanaan Upacara Rutin Hari Senin yang dimulai pukul 06.30 WIB hingga selesai.
Dalam upacara bendera tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Liangjulang Bripka Moch. Atin M. Ramdhan, S.H., bertindak langsung selaku Pembina Upacara. Kegiatan diikuti dengan khidmat oleh sekitar 680 peserta, terdiri dari Kepala Sekolah SMAN 1 Kadipaten Enok Debi, M.Pd., para staf dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMAN 1 Kadipaten.
Membacakan amanat Kapolsek Kadipaten AKP Asep Rohendi, S.H., M.H., CPHR., Bripka Moch. Atin M. Ramdhan, S.H., menyampaikan sejumlah poin krusial untuk membimbing karakter para pelajar di era digital.
Pertama, petugas mengimbau seluruh siswa-siswi agar fokus pada pendidikan dan tidak mudah terpengaruh ajakan untuk mengikuti aksi demonstrasi yang dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar maupun ketertiban umum. Kedua, Bripka Moch. Atin mengingatkan bahwa fenomena kenakalan remaja saat ini tidak lagi hanya sebatas bolos sekolah, tawuran, atau merokok, melainkan telah bergeser ke dunia digital.
Para siswa diingatkan untuk berhati-hati dalam bergaul, baik di dunia nyata maupun media sosial, serta menghindari pertemanan negatif yang dapat merusak nama baik sekolah, orang tua, hingga menghancurkan masa depan diri sendiri.
Ketiga, Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa sebagai pelajar yang cerdas dan berakhlak mulia, siswa-siswi harus senantiasa menghindari kenakalan remaja agar tidak kehilangan fokus dan motivasi dalam mengejar cita-cita. Keempat dan kelima, petugas menyoroti penggunaan teknologi dan gadget yang menjadi bagian harian para pelajar, di mana media sosial kerap menjadi tempat subur penyebaran berita bohong (hoax).
Siswa-siswi diimbau untuk menyaring informasi sebelum membagikan, tidak ikut-ikutan menyebarkan berita yang memicu fitnah atau ujaran kebencian, serta memahami bahwa menyebarkan hoaks merupakan bentuk kenakalan remaja modern yang berkonsekuensi pada sanksi hukum.
Langkah pembinaan ini dioptimalkan Polsek Kadipaten guna mencetak generasi muda berkarakter tangguh, taat hukum, bijak berteknologi, serta memastikan lingkungan sekolah tetap aman dan kondusif.
Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kadipaten AKP Asep Rohendi, S.H., M.H., CPHR., menyampaikan bahwa edukasi berkala ke sekolah-sekolah merupakan wujud nyata Polri dalam mengawal masa depan generasi penerus bangsa.
“Kegiatan pembinaan upacara hari Senin di SMAN 1 Kadipaten yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Moch. Atin M. Ramdhan, S.H., ini bertujuan untuk membimbing 680 siswa-siswi agar bijak bermedia sosial, terhindar dari penyebaran hoaks, serta fokus meraih prestasi. Melalui pembinaan rutin ini, kami ingin memastikan situasi Kamtibmas di lingkungan sekolah maupun wilayah hukum Polsek Kadipaten senantiasa aman, lancar, tertib, dan kondusif,” tegas AKP Asep Rohendi, S.H., M.H., CPHR. Selasa (20/10/2026).
( Aji Saka )














