BeritaInternasionalNews

Merangin Peduli Palestina Bersama Pejuang Subuh Merangin

214
×

Merangin Peduli Palestina Bersama Pejuang Subuh Merangin

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Merangin – Peperangan Palestina dan Israel kini telah menyita perhatian dunia ketika Negara Islam kini terus dijajah oleh zionis Israel, sehingga menyebabkan ribuan warga Palestina bersimbah darah yang terjadi dalam satu pekan ini.

Perlakuan Yahudi terhadap Bangsa Palestina bukan hanya kali ini saja yang menjajah Palestina, hingga mengakibatkan anak-anak, orang dewasa dan orang tua terus menelan korban jiwa akibat perlakuan bringas Yahudi yang tidak memiliki perikemanusiaan yang terjadi bertahun-tahun selama ini.

Dan kembali lagi aksi Merangin peduli Palestina melalui Pejuang Subuh Merangin,dan saat tim media mewawancarai ketua aksi Merangin peduli Palestina “Andi Azzem” mengatakan

Aksi penggalangan donasi merupakan kepedulian bersama atas perang di Gaza Palestina saat ini yang mengakibatkan banyaknya warga sipil yg menjadi korban,terputusnya suplai air bersih dan banyaknya korban yg membutuhkan bantuan makanan serta obat-obatan

Dalam kesempatan ini, seperti biasa mulai dari 2018 Pejuang Subuh Merangin selalu hadir dan perduli atas derita rakyat Palestina yg diakibatkan oleh konflik yang berkepanjangan,
penyaluran donasi yg terkumpul insyaallah akan kami salurkan langsung kepada penyalur di sana yang kebetulan mereka merupakan orang Indonesia yang sudah lama bermukim di Palestina.

Seperti dokumentasi penyaluran yg beredar Alhamdulillah nama Merangin telah tertulis jelas sebagai kabupaten yang sangat perduli Palestina melalui gerakan moril Pejuang Subuh Merangin bersama Masyarakat memaksimalkan bantuan untuk saudara kita di Palestina melalu aksi Galang donasi yg dimulai dari internal pejuang Subuh itu sendiri dan mengumpulkan bantuan dari masyarakat, ucap Andi Azzem.

Dan gerarkan kami juga tidak ada unsur politik,kami di Pejuang Subuh Merangin bergerak karna Lillahita’Allah untuk menolong saudara-saudara kita di Palestina,kami mulai dari pengumpulan dana kawan-kawan Pejuang Subuh Merangin,melalui wakaf infak yang selama ini Pejuang Subuh Jalani untuk membantu saudara-saudara kita di Merangin ini,bukan untuk Palestina saja dan yang mana selama ini sudah kita bantu saudara kita terkena banjir bandang longsor dan lain nya baik di Merangin maupun di luar,semuanya atas bantuan donasi dari seluruh masyarakat Merangin melalui kami Pejuang Subuh Merangin.

Andi Azzem berharap melalui aksi ini masyarakat Merangin dapat berpartisipasi dan peduli dengan penderitaan warga Palestina dan memberikan yang terbaik mulai dari tenaga, fikiran, kucuran keringat, sedekah, dan hal lainnya.

Aksi solidaritas turun kejalan ini akan kami laksanakan mulai hari Jum’at 20/10/23 di seputaran lampu merah. (Red)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…