BeritaNewsSosial

Komisi C DPRD Cilacap Tinjau Peningkatan Jalan Cipari-Banyu Panas Untuk Mendukung Sektor Wisata

55
×

Komisi C DPRD Cilacap Tinjau Peningkatan Jalan Cipari-Banyu Panas Untuk Mendukung Sektor Wisata

Sebarkan artikel ini

Cilacap, Eksposelensa.com – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek peningkatan jalan ruas 127 Cipari – Banyu Panas di kecamatan Cipari kabupaten Cilacap pada Rabu, (15/7/2026). Langkah ini diambil guna memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut berjalan maksimal dan sesuai target.

Proyek peningkatan jalan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap senilai Rp. 2.172.503.000 ini merupakan salah satu dari tiga titik pembangunan infrastruktur jalan yang tengah dikerjakan di lokasi berbeda.

Kunjungan lapangan tersebut dihadiri oleh sejumlah Anggota Komisi C DPRD Cilacap, antara lain Saeful Musta’in (Fraksi PKB), Sri Satini als. Nyai (Fraksi PDIP), Elis Siti Soelistianingsih, SH., S.Pd., M.Hum. (Fraksi Golkar), Nursitoaji (Fraksi PKS) dan Minto, SH (Fraksi Nasdem).

Turut mendampingi di lokasi diantaranya adalah Camat Cipari Fajar Eko Setiawan, SE., MM., Kepala UPTD PUPR Sidareja Ganjar Sulistyono, ST., MT beserta jajaran, Kepala Desa Cipari H. Sumono bersama perangkat desa, pelaksana proyek dari CV Kusuma serta konsultan pengawas dari CV Mulya Sandana Konsultan.

Anggota Komisi C DPRD Cilacap, Saeful Musta’in, menjelaskan bahwa peningkatan ruas jalan Cipari – Banyu Panas memiliki nilai strategis. Selain memperlancar mobilitas warga, proyek ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata daerah.

“Pembangunan ini bertujuan untuk mendukung akses transportasi menuju objek wisata pemandian air panas (Banyu Panas) sekaligus memperlancar arus lalu lintas kendaraan masyarakat,” ujar Saeful usai peninjauan.

Ia menambahkan, intervensi fisik pada proyek ini meliputi pelebaran jalan dan pengaspalan menggunakan hotmix. Setelah rampung, jalan tersebut akan memiliki lebar total lima meter, sehingga lebih aman dan representatif untuk dilalui kendaraan roda empat maupun bus wisata.

Meski secara umum berjalan baik, Komisi C menemukan beberapa catatan teknis dan administratif yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak kontraktor maupun pengawas.

“Kami menemukan beberapa poin teknis dan administrasi yang harus dibenahi. Temuan ini bukan kategori fatal, namun kami sudah memberikan arahan dan masukan agar segera diperbaiki demi menjaga kualitas maupun kuantitas proyek,” tegas Saeful.

Merespons evaluasi tersebut, perwakilan CV Kusuma selaku pelaksana proyek yang didampingi CV Mulya Sandana Konsultan menyatakan komitmennya untuk langsung melakukan perbaikan di lapangan.

“Kami menyambut baik masukan dan saran dari para anggota dewan. Evaluasi ini langsung kami tindak lanjuti dengan perbaikan di titik-titik yang dimaksud agar hasilnya sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan,” ungkap perwakilan kontraktor kepada awak media.

Sebagai informasi, Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap yang membidangi pembangunan terus mengoptimalkan fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran. Melalui inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan berkala pada proyek jalan, jembatan hingga penataan pemukiman, legislatif berkomitmen memastikan program pembangunan di seluruh pelosok Cilacap berjalan transparan dan akuntabel.

Liputan : Muhiran 

Editor    : Wakil Pimpinan Umum 

Ikuti dan sukai Facebook Central Media untuk informasi lebih lengkap , aktual, tajam serta berintegritas, klik tautan :

https://m.facebook.com/profile.php?id=61583214766499

Anda harus sudah menginstal aplikasi Facebook untuk mengakses kami.