AgamaBeritaBudayaNewsSosial

BPP Kedungreja Bersama Petani Gelar Tradisi Memetri Bumi, Wujud Syukur dan Penguatan Ketahanan Pangan

74
×

BPP Kedungreja Bersama Petani Gelar Tradisi Memetri Bumi, Wujud Syukur dan Penguatan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Cilacap, Eksposelensa.com – Sebagai wujud rasa syukur atas berkah dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kedungreja bersama petani di kecamatan Kedungreja menggelar tasyakuran “Memetri Bumi”. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor BPP Kedungreja kabupaten Cilacap Jawa Tengah pada Kamis, (02/07/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Cilacap Fraksi PKS Rusmanto; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap Sigit Widayanto, SP., M.Si yang diwakili oleh Ketua Tim CWS Surur Hidayat serta Camat Kedungreja Kukuh Setiaji, SIP., MM bersama unsur Forkopimcam.

Turut hadir pula Koordinator BPP Kedungreja Hartanti, SP., perwakilan BBWS Citanduy serta Ketua dari 11 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), 125 Kelompok Tani (Poktan), 35 Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), 3 Gabungan P3A dan Kelompok Wanita Tani (KWT) dari seluruh desa di wilayah kecamatan Kedungreja.

Ketua panitia kegiatan, Lani Al-Idris dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara ini. Ia mengajak seluruh masyarakat dan petani untuk berdoa bersama agar sektor pertanian di kecamatan Kedungreja terus diberikan kelimpahan hasil panen.

Apresiasi senada juga datang dari Camat Kedungreja, Kukuh Setiaji. Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan positif yang diinisiasi oleh BPP, salah satunya tradisi Memetri Bumi ini. Menurutnya, petani adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas pangan.

“Tanpa adanya petani, ketahanan pangan pasti akan menurun. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mencari inovasi, baik melalui penelitian maupun teknologi agar petani mendapatkan solusi pertanian yang maksimal,” ujar Kukuh.

Sementara itu, Ketua Tim CWS Kabupaten Cilacap Surur Hidayat menjelaskan bahwa, Memetri Bumi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk merawat bumi sekaligus merefleksikan rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah selama satu tahun terakhir. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi ini agar tidak punah.

“Tradisi ini harus terus kita “uri-uri” (lestarikan) agar kita tetap mendapatkan keberkahan, sekaligus menjadi warisan budaya yang berharga bagi generasi selanjutnya,” tutur Surur.

Sebagai informasi, gelaran Memetri Bumi di Kantor BPP Kedungreja ini merupakan pelaksanaan tahun ketiga. Acara tahun ini terasa semakin semarak dan sarat akan nuansa budaya dengan ditampilkannya pertunjukan kesenian tradisional tarian Baladewa dan Sintren yang diiringi oleh alunan musik gamelan.

Liputan : Muhiran
Editor    : Wakil Pimpinan Umum

Ikuti dan sukai Facebook Central Media untuk informasi lebih lengkap , aktual, tajam serta berintegritas, klik tautan :
https://m.facebook.com/profile.php?id=61583214766499
Anda harus sudah menginstal aplikasi Facebook untuk mengakses kami.