BeritaNewsSosial

Klarifikasi Pelaksana dan Konsultan Terkait Pengerjaan Proyek Irigasi di Bumireja dan Sidareja

109
×

Klarifikasi Pelaksana dan Konsultan Terkait Pengerjaan Proyek Irigasi di Bumireja dan Sidareja

Sebarkan artikel ini

Cilacap, Eksposelensa.com — Pelaksana dan konsultan proyek Pembangunan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RPJIT) di desa Bumireja dan desa Sidareja memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dugaan penyimpangan proyek yang bersumber dari APBD Cilacap Tahun Anggaran 2026.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk Hak Jawab atas pemberitaan di media Eksposelensa.com bertanggal 1 September 2026 yang berjudul “Aroma Penyimpangan Proyek Irigasi APBD Cilacap 2026 di Bumireja dan Sidareja Disorot”.

Pelaksana kedua kegiatan baik di desa Bumireja (CV Kayla Jaya) maupun desa Sidareja (CV Anugerah Citra Sejahtera) diketahui berinisial PE. Ia mengkonfirmasi bahwa seluruh pekerjaan di lapangan telah dilaksanakan sesuai ketentuan teknis.

Terkait pengerjaan RPJIT di desa Bumireja, kecamatan Kedungreja, PE menjelaskan bahwa material yang digunakan telah memenuhi standar kualifikasi, termasuk mutu pasir yang didatangkan langsung dari wilayah Rawalo.

Menanggapi sorotan mengenai kualitas lantai saluran, PE menyebutkan bahwa pengecoran lantai memang sengaja dikerjakan lebih awal guna mempermudah mobilitas distribusi material.

“Dalam prosesnya, ada material lain yang tercecer diatas lantai saluran sehingga memberikan impresi visual seolah-olah mutunya kurang baik. Namun secara struktur, pengerjaan sudah sesuai spesifikasi,” ujar PE saat menyampaikan klarifikasi pada Selasa malam, (01/09/2026).

Pernyataan tersebut senada dengan penjelasan S, mandor dilokasi proyek desa Bumireja. Saat ditemui awak media pada Rabu (02/09/2026), S menyambut baik kritik serta masukan dari masyarakat maupun media. Pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti dan membenahi area yang belum sempurna.

Sementara itu, untuk proyek RPJIT di desa Sidareja kecamatan Sidareja, PE menegaskan bahwa skema pekerjaan berdasarkan kontrak adalah rehabilitasi dan perbaikan jaringan, bukan pembongkaran total.

“Sesuai arahan teknis, dari titik 0 hingga 160 meter merupakan perbaikan struktur lama yang dikombinasikan dengan penambahan bangunan baru sepanjang 62 meter,” jelasnya.

Konsultan proyek berinisial AS memperkuat penjelasan pelaksana. Menurut AS, proyek tersebut berfokus pada penyesuaian dimensi dan perbaikan elevasi.

“Tidak seluruh pasangan batu lama dibongkar. Pekerjaan meliputi penyesuaian lebar saluran atas, dimensi bagian bawah dan atas, tinggi pasangan serta perataan lantai saluran,” kata AS.

Berdasarkan pantauan langsung awak media dilokasi proyek desa Sidareja pada Rabu (02/09/2026), kondisi fisik pengerjaan dilapangan terpantau selaras dengan penjelasan yang disampaikan pelaksana maupun konsultan, dimana pengerjaan kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).

 

Artikel ataupun publikasi ini merupakan hak jawab dari publikasi di Media Eksposelensa.com sebelumnya pada tanggal 01 September 2026 dengan judul “Aroma Penyimpangan Proyek Irigasi APBD Cilacap 2026 di Bumireja dan Sidareja Disorot”

 

Liputan : Muhiran 

Editor    : Wakil Pimpinan Umum 

Informasi lainnya, kunjungi Facebook Central Media dengan klik tautan :

https://www.facebook.com/profile.php?id=61592238848093

Anda harus menginstal aplikasi Facebook sebelumnya untuk mengakses kami.